• Document: Desa Mandiri Berbasis Ecovillage
  • Size: 452.9 KB
  • Uploaded: 2019-03-24 10:26:45
  • Status: Successfully converted


Some snippets from your converted document:

Desa Mandiri Berbasis Ecovillage BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Revolusi industri yang terjadi pada tahun 1750-1850 menyebabkan terjadinya perubahan secara besar-besaran di bidang pertanian, manufaktur, pertambangan, transportasi, dan teknologi serta memiliki dampak yang mendalam terhadap kondisi sosial, ekonomi, dan budaya di dunia. Begitu pula dengan dampaknya di bidang arsitektur dan perancangan perkotaan. Adanya revolusi industri menyebabkan perubahan paradigma. Salah satunya adalah paradigma tentang tenaga yang awalnya hanya didapat dari tenaga manusia atau tenaga kuda, setelah adanya revolusi industri tenaga didapatkan dari mesin. Zaman revolusi industri sering disebut sebagai zaman industrialisasi. Zaman industrialisasi ini pertama kali dimulai di Inggris. Zaman industrialisasi mengubah wujud dan kehidupan di negara di dunia, kota dan desa, termasuk negara Indonesia. Zaman industrialisasi memberi dampak positif, di sisi lain juga memberi dampak negatif. Masalah industrialisasi berkaitan dengan aspek ekonomi, politik, sosial, budaya, dan keamanan. Beberapa masalah industrialisasi adalah (1) pertumbuhan penduduk dan arus urbanisasi yang tinggi, (2) pengembangan tata ruang di perkotaan yang semakin tidak terkendali, (3) penurunan kualitas lingkungan di perkotaan, termasuk polusi udara, dan (4) menipisnya sumber daya alam. Dampak dari zaman industrialisasi membuat pola hidup masyarakat di Indonesia mengalami perubahan struktur masyarakat, yaitu dari masyarakat agraris menjadi masyarakat industri. Adanya mesin-mesin mendorong aspek perekonomian sehingga di kota-kota muncullah banyak pabrik dan perkembangan industri. Fenomena ini menyebabkan meningkatnya penduduk usia produktif yang melakukan urbanisasi dari desa ke kota untuk bekerja di pabrik ataupun bidang industri dan jumlahnya pun tidak terkontrol. Hal ini mengakibatkan menurunnya penduduk usia produktif di desa, sehingga sumber daya alam yang tersedia di desa kurang ada yang mengelola. Pengelolaan sumber daya alam di desa dilakukan oleh penduduk yang sudah mulai menurun produktifitasnya. Padahal jika sumber daya alam yang ada di desa dapat dikelola secara maksimal, maka dapat menjadikan masyarakat di desa menjadi berkembang dan sejahtera. Desa Japan di Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang merupakan sebuah desa yang memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah namun kurang dimanfaatkan oleh penduduk desa akibat dari berkurangnya penduduk usia produktif yang berkurang. Berkurangnya penduduk usia produktif berpengaruh pada kurang berkembangnya pertanian, dan sarana prasarana di Desa Japan. Potensi di desa Japan adalah pertanian, sumber daya air, dan pola kehidupan masyarakat dalam mengolah pertanian yang turun- temurun. Sebagai dari munculnya pabrik-pabrik, menyebabkan perubahan bahan untuk pertanian seperti pupuk dari pupuk organik menjadi pupuk kimia buatan. Pupuk kimia buatan memang mempercepat produksi pertanian, tetapi efek sampingnya mengakibatkan Deni Wahyu Setiawan. – L2B009126 1 Desa Mandiri Berbasis Ecovillage kerusakan struktur tanah. Selain itu, di Desa Japan muncul banyak pabrik pembuatan produksi batu bata dimana lahannya menggunakan lahan bekas pertanian. Berdasarkan permasalahan yang ada, maka diperlukan suatu pengembangan sistem desa yang dapat meningkatkan sumber daya alam supaya dapat menjadikan penduduk desa menjadi sejahtera. Sehingga penduduk desa yang melakukan urbanisasi ke kota menjadi berkurang. Pengembangan sistem desa menggunakan konsep Eco Village, yaitu sebuah konsep pengembangan desa yang memperhatikan lingkungan dan meinimaliasasi kerusakan lingkungan. Pengembangan sistem desa antara lain : pemanfaatan sumber daya air menggunakan teknologi modern yang ramah lingkungan, pemanfaatan lahan pertanian menggunakan teknologi modern yang ramah lingkungan, membangun pusat penelitian, fasilitas pendidikan, sosial budaya, dan penataan tata guna lahan. 1.2 Problematika Berkurangnya penduduk usia produktif akibat arus urbanisasi berpengaruh pada kurang berkembangnya pertanian, dan sarana prasarana di Desa Japan di Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang, sehingga dibutuhkan desa mandiri yang berbasis ecovillage. 1.3 Tujuan dan Sasaran  Tujuan Memperoleh suatu judul Tugas Akhir yang jelas dan layak, dengan suatu penekanan desain yang spesifik sesuai dengan originalitas/karakter judul dan citra yang dikehendaki atas judul yang diajukan.  Sasaran Tersusunnya usulan langkah-langkah pokok proses (dasar) perencanaan dan perancangan Desa Mandiri Berbasis Ecovillage di Desa Japan berdasarkan aspek- aspek panduan perancangan (design guide lines aspect). 1.

Recently converted files (publicly available):