• Document: ANALISIS PERHITUNGAN UNIT COST SISWA DENGAN MODEL ACTIVITY BASED COSTING
  • Size: 333.18 KB
  • Uploaded: 2019-05-17 18:22:02
  • Status: Successfully converted


Some snippets from your converted document:

Analisis Perhitungan Biaya ... (Ria Maya Andreti) 1 ANALISIS PERHITUNGAN UNIT COST SISWA DENGAN MODEL ACTIVITY BASED COSTING ANALYSIS OF STUDENT UNIT COST CALCULATION WITH ACTIVITY BASED COSTING MODEL Oleh: Ria Maya Andreti Prodi Pendidikan Akuntansi Universitas Negeri Yogyakarta riamayaandreti@ymail.com Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya biaya satuan (unit cost) pelayanan pendidikan per siswa per tingkat per paket keahlian di SMK Negeri 1 Wonosari pada Tahun Ajaran 2015/2016 untuk setiap bulannya berdasarkan model Activity Based Costing. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan analisis data deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan unit cost penyelenggaraan pendidikan yakni: 1) untuk kelas X, Paket Keahlian Akuntansi sebesar Rp604.217,00, Paket Administrasi Perkantoran sebesar Rp606.206,00, Paket Keahlian Pemasaran sebesar Rp646.272,00, Paket Keahlian Busana Butik sebesar Rp7652.355,00, Paket Keahlian Multimedia sebesar Rp653.224,00, 2) untuk kelas XI, Paket Keahlian Akuntansi sebesar Rp606.687,00, Paket Administrasi Perkantoran sebesar R1p597.630,00, Paket Keahlian Pemasaran sebesar Rp629.260,00 Paket Keahlian Busana Butik sebesar Rp651.675,00, Paket Keahlian Multimedia sebesar Rp636.834,00, 3) untuk kelas XII, Paket Keahlian Akuntansi sebesar Rp464.600,00, Paket Administrasi Perkantoran sebesar Rp462.801,00, Paket Keahlian Pemasaran sebesar Rp499.080,00, Paket Keahlian Busana Butik sebesar Rp518.244,00, dan Paket Keahlian Multimedia sebesar Rp524.207,00. Kata Kunci: biaya satuan, layanan pendidikan, activity based costing, SMK Negeri 1 Wonosari Abstract The purpose of this study was to calculate the unit cost educational services per student per class per expertise program in SMK Negeri 1 Wonosari in academic year 2015/2016 for every month calculations using the model of Activity Based Costing. Data were collected by interview and documentation. The data analysis method that used in this research was quantitative descriptive. The result showed that educational unit cost per student per class per expertise program every month were: 1) for class X, Accounting Expertise Program was Rp604.217,00, Office Administration Expertise Program was Rp606.206,00, Program Marketing Expertise was Rp646.272,00, Boutique Fashion Expertise Program was Rp7652.355,00, Multimedia Expertise Program was Rp653.224,00, 2) for class XI, Accounting Expertise Program was Rp606.687,00, Office Administration Expertise Program was Rp597.630,00, Marketing Expertise Program was Rp629.260,00, Boutique Fashion Expertise Program was Rp651.675,00, Multimedia Expertise Program was Rp636.834,00, 3) for class XII, Accounting Expertise Program was Rp464.600,00, Office Administration Expertise Program was Rp462.801,00, Marketing Expertise Program was Rp499.080,00, Boutique Fashion Expertise Program was Rp518.244,00, and Multimedia Expertise Program was Rp524.207,00. Keywords: unit cost, educational services, activity based costing, SMK Negeri 1 Wonosari PENDAHULUAN pembangunan pendidikan pada dasarnya sama Pendidikan memegang peran penting pentingnya dengan pembangunan ekonomi, untuk memajukan suatu bangsa. Sebab, sebab pembangunan ekonomi akan sulit institusi yang paling mungkin dapat dan digerakkan apabila sumberdaya manusia mampu menyiapkan sumberdaya manusia yang (SDM) yang ada tidak mempunyai andal dan bermoral adalah institusi pendidikan. kemampuan. Hal ini menunjukan betapa Mulyono (2010: 22) menyatakan bahwa pentingnya peran pendidikan dalam 2 Jurnal Kajian Pendidikan Akuntansi Indonesia Edisi 1 Tahun 2016 menghasilkan SDM yang berkualitas demi baik, efektif, dan dilakukan dengan kemajuan suatu bangsa. perencanaan yang matang akan sangat Keseriusan upaya pemerintah dalam mendukung kelancaran proses pelaksanaan menangani permasalahan pendidikan salah penyelenggaraan pendidikan. Oleh sebab itu, satunya tertuang dalam Pasal 31 Undang- masalah pengelolaan administrasi pendidikan undang Dasar Negara Republik Indonesia merupakan masalah yang perlu diperhatikan Tahun 1945 yang mengamanatkan bahwa demi kelancaran pelaksanaan penyelenggaraan “setiap warga negara wajib mengikuti pendidikan dan untuk mewujudkan tujuan dari pendidikan dasar dan pemerintah wajib penyelenggaraan pendidikan itu sendiri. membiayainya.” Selanjutnya, di dalam pasal Biaya pendidikan merupakan salah satu tersebut juga disebutkan bahwa untuk aspek yang ada di dalam lingkup administrasi meme

Recently converted files (publicly available):