• Document: FUZZY MULTI-CRITERIA DECISION MAKING
  • Size: 298.67 KB
  • Uploaded: 2019-05-17 12:55:38
  • Status: Successfully converted


Some snippets from your converted document:

Media Informatika, Vol. 3 No. 1, Juni 2005, 25-38 ISSN: 0854-4743 FUZZY MULTI-CRITERIA DECISION MAKING Sri Kusumadewi, Idham Guswaludin Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia Jl. Kaliurang Km. 14 Yogyakarta 55501 Telp. (0274) 895287 ext. 122, Faks. (0274) 895007 ext. 148 E-mail: cicie@fti.uii.ac.id ABSTRAK Konsep Sistem Pendukung Keputusan (Decision Support System) merupakan salah satu cabang kecerdasan buatan (artificuial intelligence) yang banyak digunakan. Terdapat banyak metode yang dapat digunakan oleh pengambil keputusan untuk membantu menemukan solusi atau alternatif yang optimum untuk sebuah masalah. Salah satu metode tersebut adalah Fuzzy Multi-Criteria Decision Making (FMCDM). Metode ini akan membantu pengambil keputusan pada situasi dimana terdapat banyak alternatif keputusan dengan beberapa kriteria. Tulisan ini akan mengaplikasi metode FMCDM untuk menentukan lokasi pemancar televisi di Yogyakarta pada tiga alternatif lokasi dan lima kriteria. Kata kunci: Artificial intelligence, FMCDM, pemancar televisi 1. PENDAHULUAN 1.1 Latar belakang Masalah Konsep program bantu pengambilan keputusan (Decision Support System) saat ini berkembang dengan pesat. Banyak metode yang digunakan untuk membantu dalam mengambil keputusan khususnya yang berdasarkan beberapa alternatif. Pengambil keputusan harus mempertimbangkan alternatif yang menjadi faktor yang mendukung keberhasilan pengambilan keputusan sehingga menghasilkan keputusan yang optimal. Salah satu metode yang dapat digunakan adalah metode Fuzzy Multi- Criteria Decision Making (FMCDM). Metode ini dikembangkan untuk membantu pengambil keputusan dalam melakukan pengambilan keputusan terhadap beberapa alternatif keputusan untuk mendapatkan suatu keputusan yang akurat dan optimal. Logika fuzzy adalah salah satu cabang dari AI (Artificial Intelligence). Logika fuzzy merupakan modifikasi dari teori himpunan dimana setiap anggotanya memiliki derajat keanggotaan yang bernilai kontinu antara 0 sampai 1. Sejak ditemukan pertama kali oleh Lotfi A. Zadeh pada tahun 1965, logika fuzzy telah digunakan pada lingkup domain permasalahan yang cukup luas, seperti kendali proses, klasifikasi dan pencocokan pola, manajemen dan pengambil keputusan, riset operasi, ekonomi dan lain lain. Sejak tahun 1985, terjadi perkembangan yang sangat pesat pada logika fuzzy, terutama dalam hubungan 25 yang bersifat non-linear, ill-defined, time-varying dan situasi-situasi yang sangat kompleks. Fuzzy multi-criteria decision making adalah salah satu metode yang bisa membantu pengambil keputusan dalam melakukan pengambilan keputusan terhadap beberapa alternatif keputusan yang harus diambil dengan beberapa kriteria yang akan menjadi bahan pertimbangan. Dalam kaitannya dengan pengambilan keputusan dari beberapa alternatif dengan banyak kriteria, serta informasi yang diberikan bersifat kualitatif, maka pada penelitian ini akan dicoba untuk menggunakan metode fuzzy multi-criteria decision making. 1.2 Rumusan Masalah “Bagaimana membuat program untuk membantu dalam pengambilan keputusan yang optimal dengan beberapa kriteria menggunakan fuzzy multi- criteria decision making”. 1.3 Batasan Masalah a. Metode yang digunakan adalah fuzzy multi-criteria decision making. b. Fungsi keanggotaan dari bilangan fuzzy menggunakan fungsi segitiga (triangular fuzzy number). c. Jumlah himpunan fuzzy kepentingan dan kecocokaan maksimal 10 himpunan. d. Jumlah alternatif dan kriteria yang digunakan maksimal 40. 1.4 Tujuan Penelitian Ada pun tujuan penelitian dari penulisan tugas akhir ini adalah membantu dalam pengambilan keputusan, menggunakan metode fuzzy multi-criteria decision making (FMCDM). 1.5 Manfaat Penelitian Penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat untuk merancang dan merealisasikan perangkat lunak, yaitu membuat program yang mampu menganalisa masukan-masukan berupa kriteria-kriteria permasalahan yang menjadi pendukung suatu keputusan yang akan diambil, sehingga software yang dirancang mampu memberikan alternatif keputusan yang terbaik. 2. METODOLOGI PENELITIAN 2.1 Metode Pengumpulan Data Metode pengumpulan data adalah metode yang digunakan untuk mengumpulkan data yang diperlukan dalam penelitian. Metode ini meliputi : studi pustaka, yaitu pengumpulan data dengan cara melakukan studi, analisis dan dokumentasi literatur, dan sumber catatan lain yang berkaitan dengan permasalahan yang dibahas. 2.2 Metode Pengembangan Sistem Metode pengembangan sistem disusun berdasarkan hasil dari data yang sudah diperoleh. Metode ini meliputi: 26 Kusumadewi & Guswaludin – Fuzzy Multi-Criteria Decision Making 1. Analisis data Analisis ini dilakukan untuk mengolah data yang sudah didapat dan mengelompokkan data sesuai dengan

Recently converted files (publicly available):