• Document: RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
  • Size: 151.75 KB
  • Uploaded: 2019-03-24 08:11:44
  • Status: Successfully converted


Some snippets from your converted document:

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Mata Pelajaran : Biologi 2 Beban Belajar : 4 SKS Pertemuan (Minggu) ke- :2 Alokasi Waktu : 8 x 45 menit Kompetensi Dasar : 1.2 Mendeskripsikan ciri-ciri Archaeobacteria dan Eubacteria dan peranannya bagi kehidupan Tujuan pembelajaran :  Siswa mampu menjelaskan ciri-ciri Archaeobacteriae dan Eubacteria  Siswa mampu membedakan peran Archaeobacteria dan Eubacteria dalam kehidupan A. Tatap Muka 1 1. Ringkasan materi: o Ciri-ciri Archaebacteria dan Eubacteria. Organisme bersel tunggal (uniselular), prokariotik umumnya tidak berklorofil, hidup bebas atau sebagai parasit. Umumnya Archaebacteria hidup di lingkungan yang ekstrim (misalnya : mata air panas, kawah,gambut). Dinding selnya tidak mengandung peptidoglikan. Eubacteria bersifat kosmopolit diberbagai lingkungan. Dinding sel terdiri dari peptidoglikan o Perkembangbiakan Archebacteria dan Eubacteria. Berkembangbiak dengan cara membelah diri yang dipengaruhi oleh kondisi lingkungan seperti nutrisi, suhu dsb. 2. Metode: Explicit Instruction 3. Sumber Belajar :  Campbell, BIOLOGY, 8th edition, 2008, (buku teks)  Campbell, BIOLOGY, 7th edition, 2005, (CD pembelajaran)  Campbell, BIOLOGY, 7th edition, 2005, (presentasi powerpoint dan handoutnya)  Internet: www.campbellbiology.com www.masteringbio.com 4. Media/Alat/bahan: OHP/LCD, komputer 5. Rincian Kegiatan Pembelajaran Alokasi Langkah Rincian Kegiatan Waktu (menit) Pendahuluan Memberikan apersepsi materi yang berkaitan dengan 10 bakteri Kegiatan Inti - Menjelaskan materi ciri dan reproduksi Eubacteria 70 dan Archaebacteria yang disertai dengan diskusi 5 Alokasi Langkah Rincian Kegiatan Waktu (menit) interaksi - Melakukan tanya jawab untuk mengevaluasi pemahaman siswa. Penutup Memberikan kesimpulan materi yang telah diajarkan 10 B. Tugas Terstruktur 1 1. Ringkasan materi Ciri-ciri Archaebacteria dan Eubacteria: Organisme bersel tunggal (uniselular), prokariotik umumnya tidak berklorofil, hidup bebas atau sebagai parasit. Umumnya Archaebacteria hidup di lingkungan yang ekstrim (misalnya : mata air panas, kawah,gambut). Dinding selnya tidak mengandung peptidoglikan. Eubacteria bersifat kosmopolit diberbagai lingkungan. Dinding sel terdiri dari peptidoglikan 2. Metode: Eksperimen 3. Sumber Belajar: Campbell, BIOLOGY, 8th edition, 2008 dan LKS 4. Media/Alat/bahan Mikroskop, pipet, kaca objek, kaca penutup, buah yang busuk 5. Rincian Kegiatan Pembelajaran Alokasi Langkah Rincian Kegiatan Waktu (menit) Pendahuluan Memberikan pengantar yang berkaitan dengan 5 praktikum bakteri Kegiatan Inti Mengamati dan mempelajari bentuk bakteri yang 70 berasal dari bahan makanan yang telah membusuk Penutup Menyimpulkan atas hasil praktikum 15 C. Tugas Mandiri 1. Ringkasan Materi: Ciri-ciri Archaebacteria dan Eubacteria: Organisme bersel tunggal (uniselular), prokariotik umumnya tidak berklorofil, hidup bebas atau sebagai parasit. Umumnya Archaebacteria hidup di lingkungan yang ekstrim (misalnya : mata air panas, kawah,gambut). Dinding selnya tidak mengandung peptidoglikan. Eubacteria bersifat kosmopolit diberbagai lingkungan. Dinding sel terdiri dari peptidoglikan 2. Tugas untuk siswa: Mengerjakan soal tentang bakteri D. Tatap Muka 2 1. Ringkasan materi: o Peranan Archebacteria dan Eubacteria dalam kehidupan. Peran bakteri dalam kehidupan sangat luas.Dalam keseimbangan lingkungan berperan pada siklus biogeokimia(Nitrifikasi,denitrifikasi, penambat nitrogen dekomposer), Selain itu juga berperan dalam industri makanan seperti nata decoco, yoghurt,asinan sayur, dan obat- 6 obatan(antibiotik) dan ada yang merugikan karena menimbulkan penyakit seperti kolera, disentri, penyakit kelamin dsb. Kemampuan bakteri dalam menimbulkan penyaki

Recently converted files (publicly available):