• Document: tahun Hortus botanicus Leiden
  • Size: 7.97 MB
  • Uploaded: 2019-03-24 08:25:06
  • Status: Successfully converted


Some snippets from your converted document:

tahun Hortus botanicus Leiden Tanaman di rumah kaca tropis photo Wim Sonius Isi 4 Selamat datang di Hortus botanicus! Abad ke-16 6 Keingintahuan – awal mula ilmu botani Abad ke-17 22 Dunia sebagai sumber kekayaan Abad ke-18 36 Makin banyak tanaman, sehingga diperlukan klasifikasi Abad ke-19 52 Tanaman untuk kebun dan rumah kaca Abad ke-20 66 Tanaman sebagai suatu individu Abad ke-21 82 Kerjasama dan konservasi Inhoud 3 ‘Kebun depan’ dengan taman ­Clusius dan taman musim dingin photo Hans Clauzing Selamat datang di Hortus botanicus! Hortus botanicus Leiden didirikan pada tahun 1590, sehingga merupakan kebun botani yang tertua di Eropa Barat. Kebun ini pertama ditata pada tahun 1594 di belakang bangunan Akademi, dan diperluas secara bertahap selama beberapa abad selanjutnya hingga saat ini mencapai luas 3 hektar (7,5 akre). Sejak awalnya hingga sekarang, Hortus botanicus bukan saja menjadi “milik” pelajar dan peneliti, tetapi juga menerima pengunjung; Hortus botanicus Leiden senantiasa menjadi sebuah museum dengan koleksi hidup yang menarik. Dalam buku panduan ini, setiap abad akan dibahas dalam bab tersendiri untuk memberikan informasi tentang pengetahuan terkini, tentang kebun, tentang para tokoh, dan tentang tumbuhannya. Kami tidak mungkin menceritakan segalanya tentang Hortus botanicus dalam panduan ini: buku ini tidak menceritakan keseluruhan ceritanya, melainkan hanya cuplikan-cuplikan peristiwa, tokoh, dan tumbuhan dari masing- masing abad. Kami mengundang Anda untuk mengeksplorasi kebun dan rumah kaca, dengan panduan peta yang terdapat pada bagian belakang buku ini. Selamat datang di Hortus botanicus! 5 20e eeuw Reuzenaronskelk Abad ke-16 Tulipa sp. Keingintahuan – awal mula ilmu botani Abad ke-16 7 Tanaman Fritillaria imperalis Libri Picturati A21.075, Biblioteka Jagiellońska, Kraków 8 Sejak abad ke-16, sudah banyak orang mencoba melakukan perjalanan panjang ke Amerika, Afrika Selatan dan Asia, serta menempuh perjalanan di dalam kawasan Eropa dengan berkuda. Sangatlah mengagumkan betapa luas wilayah Eropa yang telah dilihat oleh Clusius, pimpinan Hortus botanicus pertama, serta betapa luasnya korespondensi pribadinya. Terlebih lagi jika mengingat abad ini penuh dengan pergolakan politis; pengaruh gerakan Reformasi dan Perang Delapan Puluh Tahun (1568-1648) nampak jelas di Belanda dan di seluruh daratan Eropa. Penemuan mesin cetak memungkinkan penyebarluasan informasi secara jauh lebih luas dari sebelumnya. Buku-buku pertama tentang tumbuhan adalah mengenai tanaman obat, dengan ilustrasi cetakan ukiran kayu; masing-masing tanaman disebutkan memiliki suatu khasiat, dengan pemahaman bahwa segala sesuatu yang diciptakan mempunyai kegunaan. Sebagian besar informasi tersebut berasal dari terjemahan buku De Materia Medica karya Dioscorides, seorang dokter Yunani Yang hidup di abad pertama masehi. Pecinta tanaman dan ilmuwan Para ahli tumbuhan, umumnya para dokter, kemudian mulai mengamati tumbuh-tumbuhan yang ada di dalam maupun di luar kebun mereka dengan lebih seksama; mereka menemukan spesies tumbuhan yang berbeda dengan tumbuhan daerah Mediterania yang dideskripsikan Dioscorides. Mereka mulai memperhatikan tumbuhan secara menyeluruh, tidak hanya bunganya tetapi juga buah dan akarnya. Kebun-kebun botani pertama, seperti di Pisa (1544) dan Padua (1545) didirikan untuk mempelajari tumbuh-tumbuhan. Herbaria pertama, yakni koleksi tumbuh-tumbuhan yang dikeringkan, juga mulai Abad ke-16 9 Pohon naga Pohon naga Libri Picturati A23.028, woodcut, Clusius’ Rariorum Plantarum Historia, Biblioteka Jagiellońska, Kraków Leiden University, Special Collections Buku harian Jan van Hout Leiden University, Special Collections 10 ada pada abad ini, seperti yang dikumpulkan oleh Leonhart Rauwolff (1560-1562) dan Petrus Cadé (1566). Koleksi-koleksi ini masih ada hingga hari ini, dan menjadi bagian dari koleksi Naturalis Biodiversity Center di Leiden. Pada saat itu, semakin banyak pencinta tumbuhan dari kalangan kaya-raya, dan mereka pun mulai mengoleksi sebanyak mungkin tumbuh-tumbuhan serta benda alamiah lainnya. Koleksi Karel van Sint Omaars di Flanders menjadi basis lukisan-lukisan cat air yang dimaksudkan sebagai contoh cetakan ukiran kayu; sebagian dari lukisan tersebut memang akhirnya digunakan untuk tujuan tersebut. Orang mulai mempelajari tumbuhan karena kekaguman akan keberagaman alam – dan bukan hanya karena mereka mempunyai manfaat. Bukan kebun herbal, melainkan Hortus botanicus Universitas Leiden didirikan pada tanggal 8 Februari 1575, awalnya dengan empat fakultas yakni Teologi, Hukum, Kedokteran dan Seni Liberal. Sejak tahun 1587, universitas telah memohon dewan kota Leiden untuk mengizinkan penggunaan lahan kosong di belakang universitas untuk mendirika

Recently converted files (publicly available):